Produsen

Newsletter

kurma ajwah (kurma Nabi) 500gr Lihat Ukuran Penuh

kurma ajwah (kurma Nabi) 500gr

Kurma Ajwah memiliki bentuk yang lebih kecil dengan warna yang juga lebih hitam. Dipercaya, kurma jenis ini merupakan kurma favorit Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam.

Lebih detail

Rp198,000

Super Discount!

-10%

Rp220,000

Dengan membeli produk ini Anda bisa mengumpulkan poin sampai 9 poin loyalitas. Total keranjang belanja Anda 9 poin yang dapat dikonversi menjadi voucher sebesar Rp900.


Di pasaran jenis kurma ini menjadi kurma dengan predikat tertinggi dari segi harga. Kurma Ajwah tumbuh di kota Madinah.
Kurma Ajwah memiliki bentuk yang lebih kecil dengan warna yang juga lebih hitam. Dipercaya, kurma jenis ini merupakan kurma favorit Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam.
Apa yang membuat jenis kurma ini mahal? tak lain karena ada hadits terkait jenis kurma yang menjadi kesukaan Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam ini.
Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.”
HR. Al-Bukhari (no. 5769) dan Muslim (no. 2047) (155), dari Shahabat Sa’ad bin Abu Waqqash.

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullaah menukilkan perkataan Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwah:

“Kurma Ajwah bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena dzat kurma itu sendiri.” [Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalany (X/239), cet. Daar Abi Hayyan 1416H]

Adapun khasiat kurma ajwa yang di makan tujuh butir, memiliki makna spiritual maupun material sebagaimana yang terdapat dalam syari’at Islam. Allah menciptakan langit dan bumi masing-masing tujuh lapis. Jumlah hari dalam sepekan adalah tujuh. Manusia mencapai tahapan kesempurnaan penciptaan dirinya ketika telah mencapai tujuh fase. Allah mensyariatkan kepada para hamba-Nya untuk berthawaf tujuh putaran. Sa’i antara Shafa dan Marwah juga sebanyak tujuh putaran. Melempar jumrah masing-masing tujuh kali. Takbir shalat Ied di raka’at pertama juga tujuh kali.